LPK PISCO

14 September 2026

5 Frasa Bahasa Jepang Penting untuk Pekerja Pemula (Beserta Contoh Penggunaannya)

Bekerja atau mengikuti program pemagangan di Jepang tentu menjadi pengalaman yang menantang sekaligus menyenangkan. Selain kesiapan fisik dan mental, pemahaman bahasa sehari-hari di dunia kerja sangatlah penting untuk menjaga profesionalisme dan membangun hubungan baik dengan rekan kerja maupun atasan.

Berikut adalah 5 frasa bahasa Jepang paling penting yang wajib dikuasai oleh pekerja pemula:

  1. Aisatsu (Salam): Ohayou Gozaimasu (おはようございます)

    • Arti: Selamat pagi.

    • Penggunaan: Di tempat kerja Jepang, frasa ini digunakan sebagai salam pembuka saat pertama kali bertemu rekan kerja atau atasan di hari tersebut, meskipun hari sudah siang.

    • Contoh: Ohayou gozaimasu! Kyou mo yoroshiku onegaishimasu. (Selamat pagi! Mohon bantuannya untuk hari ini.)

  2. Meninggalkan Meja / Pamit: Shitsurei Shimasu (失礼します)

    • Arti: Permisi / Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

    • Penggunaan: Diucapkan saat masuk ke ruangan atasan, sebelum memotong pembicaraan, atau saat izin pulang lebih awal.

    • Contoh: Tanaka-san, osaki ni shitsurei shimasu. (Pak Tanaka, saya permisi pulang terlebih dahulu.)

  3. Kerja Sama & Perkenalan: Yoroshiku Onegaishimasu (よろしくお願いします)

    • Arti: Mohon bimbingannya / Mohon kerja samanya.

    • Penggunaan: Diucapkan saat berkenalan, memulai tugas bersama, atau saat meminta bantuan rekan kerja.

    • Contoh: Kyou kara 世話 sewa ni narimasu. Yoroshiku onegaishimasu. (Mulai hari ini saya akan banyak merepotkan. Mohon bimbingannya.)

  4. Apresiasi & Penutup Kerja: Otsukaresama Desu (お疲れ様です)

    • Arti: Terima kasih atas kerja kerasnya.

    • Penggunaan: Wajib diucapkan kepada sesama rekan kerja di akhir jam kerja atau saat menyelesaikan suatu tugas bersama.

    • Contoh: Kyou no 業務 gyoumu wa owari mashita. Otsukaresama desu! (Pekerjaan hari ini sudah selesai. Terima kasih atas kerja kerasnya!)

  5. Meminta Maaf secara Profesional: Moushiwake Gozaimasen (申し訳ございません)

    • Arti: Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya.

    • Penggunaan: Ungkapan maaf yang lebih formal dibandingkan Gomen nasai atau Sumimasen, sangat tepat digunakan ketika terjadi kesalahan kerja.

    • Contoh: Goku goku shitsurei shimashita. Moushiwake gozaimasen. (Saya benar-benar kurang sopan/salah. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya.)

Dengan menguasai dan membiasakan kelima frasa di atas, kamu akan dinilai lebih sopan, profesional, dan cepat beradaptasi di lingkungan kerja Jepang!

Artikel Lainnya

Mimpi kerja atau kuliah di Jepang sudah di depan mata? Selamat! Tapi tunggu dulu, lulus ujian bahasa atau dapat Certificate of Eligibility (COE) baru langkah awal. Supaya tidak culture shock atau kelimpungan di minggu-minggu pertama, ini 5 hal riil yang wajib kamu persiapkan sebelum menginjakkan kaki di Negeri Sakura

Tips praktis seputar gaya hidup, aturan pembuangan sampah, ketepatan waktu, dan etika transportasi umum bagi pemula.

Penjelasan transparan mengenai kriteria fisik, batas usia, dokumen yang dibutuhkan, serta tahapan pelatihan di LPK PISCO

Daftar SekarangChat WhatsApp